27 September 2019 16:21:32
Ditulis oleh Admin

Air bersih untuk Dusun Bader dan Mulyorejo

Bader-Jatirogo.desa.id - Sudah sepantasnya seorang bapak harus memperhatikan nasib anak-anaknya. Itulah yang saat ini harus dilakukan oleh Bpk. Didik Surahmad selaku Kades Bader.  Disebabkan musim kemarau yang melanda, akhirnya disebagian wilayah Desa Bader masuk peta krisis air bersih. Lebih tepatnya diwilayah RW 1 dan RT 3 RW 4, para warga harus meluangkan waktunya untuk mengambil air dengan menempuh jarak kurang lebih 800m.  Sudah beberapa kali bantuan datang, yaitu dari BPBD  dan LPBI NU Kab. Tuban.  Tak cukup sampai disitu, sebelum Visi misi tentang pengaadaan air bersih yang sudah dianggarkan di APBDes tahun 2020 dapat terealisasi, pak Didik harus berpikir bagaimana cara mengurangi krisis air tersebut. Berkat saran dari salah satu guru yang mengajar di SMKN Jatirogo, akhirnya pada kamis 26/9/19 beliau bersama 2 orang prangkat desa memberanikan diri untuk bersilaturohmi kepada Bpk.Solihin selaku Kasek disekolah tersebut. Alhasil usulan pun diterima, bahkan warga diberi kelonggaran dapat mengambil air setiap hari senin sd sabtu pada jam 14.30 sd 17.00 di kran-kran dekat pos satpam.

 

Kenapa hari minggu tidak diperbolehkan, ''ini demi keamanan dan kenyamanan kita bersama karena pada hari minggu sekolahan kosong tidak ada petugas sama sekali, sedangkan pada hari efektif masuk sekolah petugas sekolah ada sampe jam 5 sore'', tutur pak solihin. 

Meskipun diberi kelonggaran, Warga yang datang harus bisa menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan sekolah. menanggapi hal tersebut akhirnya Pemdes Bader memutuskan untuk membuat jadwal sebagai berikut ; hari senin dan kamis untuk warga RT3 RW4, hari selasa dan jumat untuk warga mulyorejo barat jalan raya, hari rabo dan sabtu untuk warga mulyorejo timur jalan raya.

Semoga ditahun 2020 krisis air yang setiap tahun melanda sebagian warga Bader dapat teratasi, semua tergantung pada niat, usaha dan Doa.



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 2 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus