09 September 2019 11:24:14
Ditulis oleh Admin

"SERUNYA MUSDES DESAKU"

Jum’at, 9 September 2019 tepat pukul 20.00 WIB terlaksana Musyawarah Desa di Balai Desa Bader yang terdiri dari Kepala Desa dan perangkat, Ketua BPD beserta Anggota, Babhins Babhinkamtibnas, RT,RW, Kelompok Tani, Karang Taruna, LKMD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan yang lainnya.

Acara ini membahas 3 pokok permasalahan

  1. Jaring amara (penjaringan aspirasi masyarakat) dalam hal ini adanya periode kepala desa baru guna menyusun RPJMDesa (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa)
  2. Re-organisasi BUMDesa karena vakumnya BUMDesa selama pendirian sampai saat ini
  3. Penanganna Sampah, hal ini karena dianggapnya momok permasalahan yang tidak pernah tersentuh penanganan. Ibarat penyakit adalah penyakit kronis, hehehe

Acara ini dimulai dari pembukaan yang di protokoli oleh BPD, menyanyikan lagu Indonesia raya dilanjut dengan sambutan – sambutan.

Sambutan pertama adalah Bapak Didik Surahmad selaku Kepala Desa

“ trimakasih kepada para hadirin atas keluangan waktunya untuk menghadiri acara ini, dan nantinya agar mengksplorkan segala aspirasi yang menjadi keluh kesah warga” tutur beliau di samping itu Kepala Desa juga memberikan sambutan dengan menjelaskan 3 pokok permasalhan yang akan dibahasnya nanti.

 Sambutan yang kedua adalah dari ketua BPD Bpk. Karnoto S.Sos

Beliau juga menegaskan akan 3 bahasan pokok dalam musdes kali ini, selain itu beliau berkata  “harapan dari pemerintahan Desa adalah bahwasanya dalam jangka menengah Desa Bader bias menjadi sebuah desa yang sejahtera dan mandiri, dan peran aktif serta berjalannya BUMDesa merupakan salah satu cara untuk mencapai Desa Mandiri”

 Acara yang selanjutnya adalah acara initi yaitu penjaringan aspirasi dari masyarakat. Acara ini berlangsung sangat seru karena aktifnya dialog dari segala penjuru para hadirin, mulai dari RT, RW, Lembaga Karang Taruna, Tokoh Masyarakat, Kelompok Tani dan semuanya.

Segala usulan tereksplor dengan antusiai yang begitu bersemangat dalam menyampaikan aspirasi mereka, ada yang usul pembangunan jembatan selepan, membangun ruko di sepanjang selatan lapangan agar ada income untuk Desa, mencari sumber air guna memenuhi kebutuhan warga yang mengalami kekeringan saat musim kemarau, gorong-gorong, terfokusnya Jalan Usaha Tani agar truk tidak masuk ke jalan desa, hingga Penenrangan Jalan Umum atau PJU.

 Pembahasan yang kedua adalah Re-Organisasi BUMDesa, dalam hal ini mendapat usulan dan ditetapkan kepengurusan inti yang baru, terdiri dari

Direktur BUMDesa        : Bpk. Rawi

Administrasi                       : Bpk. Lis Sukamto

Keuangan                             : Bpk. Hendra Jaya

Dan untuk unit usaha apa yang akan dibentuk akan ada pembahasan yang berkelanjutan lagi

 Pokok bahasan yang ke – tiga adalah Sosialisasi Penanganan Sampah yang menjadi momok perhatian dan penanganan keras, Sosialisasi ini dipimpin oleh Karang Taruna dan mendapatkan kesepakatan untuk tidak membuang sampah di sungai-sungai dengan kata lain aka nada penjemputan pembuangan sampah dengan Tossa oleh Bpk. Somad setiap dua hari sekali dimulai pagi hari sampai selesai dan membayar iuran Rp. 20.000,- setiap bulannya per rumah tangga.

Rencana pembuangan sampah ini dimulai besok tanggal 10 September 2019 dengan pembayaran iuran per tanggal 10 setiap bulan. Untuk mengawali percontohan pembuangan sampah ini sementara hanya untuk konsumen yang berkenan saja dengan diawali dari pihak perangkat Desa, BPD, RT, RW dan Karang Taruna dengan harapan kedepannya diikuti oleh semua warga sehingga pembayaran iuran juga bisa lebih murah lagi, selain itu juga dari pihak karang taruna dan pemerintahan Desa mempunyai harapan kepada warga guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya membuang sampah/kebersihan Desa.

   Musyawarah Desa ini berjalan sangat seru dan antusias yang begitu luar biasa, hingga tek terasa sampai pukul 22.30, dan tiba saatnya acara selesai dengan diakhiri Do’a dan Penutup. (#NA)



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus